Jejak Gaya Hidup & Teknologi

Kliping Efek Kondisi Geografis Bangsa Indonesia Sebagai Negara Bahari

89

Kliping ialah sebuah aktifitas / aktivitas menggunting atau memotong bagian-bab tertentu dari sebuah buku, koran, majalah atau yang lainnya dan kemudian dilanjutkan dengan proses menempelkan guntingan-guntingan tersebut pada sebuah media tempel mirip buku / kertas karton.

Tujuan dari kliping itu sendiri yaitu untuk mengumpulkan suatu informasi dalam tema tertentu yang berasal dari aneka macam sumber untuk sebuah kepentingan. Potongan artikel atau gambar yang sudah di gunting dalam sebuah kliping harus berisikan tema yang sama. Misalnya saat kita ingin menciptakan kliping tentang teknologi, maka gambar dan artikelnya harus relevan atau yang berkaitan dengan teknologi.

Bersama kelompokmu buatlah kliping gambar perihal kondisi ekonomi dan sosial masyarakat sebagai balasan dari kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim. Kumpulkan gambar-gambar yang sesuai yang bisa kau dapatkan melalui surat kabar, majalah, buku, atau internet. Berilah klarifikasi singkat dari setiap gambar yang kamu kumpulkan. Susunlah gambar-gambar yang telah kamu kumpulkan menjadi sebuah buku.

Ayo Menulis
Susunlah laporan singkat mengenai kliping yang telah kamu buat. Kemudian, presentasikan di hadapan guru dan sobat-temanmu. Format laporan sebagai berikut.

Read More :  Membuat Daftar Pertanyaan Teks Penyakit Pada Sistem Pernapasan

Laporan
Pengaruh Kondisi Geografis Bangsa Indonesia sebagai Negara Maritim terhadap Kehidupan Ekonomi dan Sosial Masyarakatnya

A. Kehidupan Ekonomi
Kondisi geografis Indonesia sebagai negara laut besar lengan berkuasa terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Dalam kehidupan ekonomi, masyarakatnya mengandalkan perikanan dan pariwisata kelautan sebagai pendapatan masyarakat. Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut antara lain sebagai berikut :

 kegiatan menggunting atau memotong bagian Kliping Pengaruh Kondisi Geografis Bangsa Indonesia sebagai Negara Maritim
  1. Nelayan
  2. Pertambangan minyak lepas pantai
  3. Berbagai sektor usaha wisata: pegawai hotel, warung makan, toko cinderamata, penyewaan perahu dan aat-alat permainan air, penjual tiket, pemandu wisata, dan lain-lain
  4. Pelayaran
  5. Para Petambak Ikan dan udang.
  6. Berbagai sektor usaha di pelabuhan
  7. Petani Garam, dan Petani Rumput Laut
  8. Penyelam (tradisional) yang mencari teripang.
  9. Pengerajin kayu yang memanfaatkan pohon di  hutan bakau.
  10. Petani budidaya kerang mutiara laut.
  11. Pemandu wisata alam bawah bahari.
  12. Pekerja di perusahaan yang mengelola air laut dengan menggunakan sistem osmosis balik biar diperoleh air yang layak konsumsi.
  13. Para Pengusaha pembuat kapal dan jaring
  14. Para Pengerajin kerang.
  15. Jasa penyebrangan laut.
Read More :  Mencari Volume Balok Kalau Diketahui Ukuran Tertentu

B. Kehidupan Sosial
Dalam kehidupan sosial, masyarakatnya lebih terbuka dan ramah terhadap masyarakat pendatang alasannya adalah banyak dari mereka yang tiba dan singgah di pelabuhan-pelabuhan atau bahkan migrasi dan menetap sehabis datang. Berikut yaitu beberapa pengaruh yang diakibatkan oleh letak dan kondisi geografis bangsa Indonesia sebagai negara laut atau kepulauan.

 kegiatan menggunting atau memotong bagian Kliping Pengaruh Kondisi Geografis Bangsa Indonesia sebagai Negara Maritim
  1. Komunikasi dan interaksi antarpenduduk menjadi lebih gampang, baik antarwarga Indonesia maupun orang Indonesia dengan warga abnormal. Hal ini didukung adanya kemajuan teknologi di bidang pelayaran antarpulau dan antarnegara.
  2. Terjadinya pembauran, pencampuran, atau peleburan nilai-nilai antarpulau dan antarnegara.
  3. Munculnya perkampungan-perkampungan etnis tertentu, mirip Pecinan dan Kampung Arab.
  4. Terjadinya perubahan sikap masyarakat karena efek masuknya acuan dan nilai perilaku dari pulau, kawasan, maupun negara lain.
  5. Terjadinya perpindahan ilmu, pengetahuan, dan teknologi.

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa laut sejak zaman dahulu. Bahkan, sempat mencapai kejayaan pada era Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.

Comments are closed.